Sabtu, 01 November 2014

Cover Album Paling Ikonik Sepanjang Masa

Artwork yang membuat sebuah album menjadi fenomenal.Seni visual dan musik memiliki hubungan erat sejak lama. Sekuat apakah hubungan tersebut? Jika Anda benar-benar penikmat seni yang baik, artwork dalam sebuah cover album bukanlah sesuatu yang bisa Anda lewatkan sebelum mendengar lagu-lagu dalam album itu sendiri. Tidak sedikit yang berhasil mengeksekusi desain dalam sebuah cover album, namun tidak banyak yang berhasil melegenda dan dikenang selama bertahun-tahun. Berikut tujuh cover album paling ikonik yang pernah dibuat:

The Beatles - Abbey Road

Mungkin, tidak ada satu orang pun di Bumi yang tidak mengenal cover album The Beatles ini walaupun mereka melihatnya dalam format yang berbeda. Diambil di luar studio EMI di Abbey Road, foto ini telah ditiru oleh banyak fans termasuk dari kalangan musisi sendiri. Bahkan The Simpsons sempat membuat tiruan yang sama persis dengan cover ini. Credit bisa diberikan pada sang photographer berbakat Ian Macmilan yang berhasil meng-capture salah satu cover album paling bersejarah.

 

 Nirvana - Nevermind

Spencer Elden, sang bayi dalam album ini masih dinobatkan sebagai pemilik dari foto bayi paling terkenal di dunia. Digambarkan sedang mengejar selembar uang dolar di dalam air, foto ini merefleksikan mindset dari sebuah band bernama Nirvana. Album ini meledak dengan single Smells Like Teen Spirit, sehingga cover album Nevermind adalah sesuatu yang biasa Anda lihat di pojokan kamar seorang rocker. Cover ini bahkan sempat di-remake ulang oleh seorang atlet renang terkenal bernama Ryan Lochte.

Pink Floyd - The Dark Side of The Moon

"Classy and smart" adalah komentar yang paling pantas ditujukan bagi cover album The Dark Side of The Moon milik Pink Floyd. Sang desainer Storm Thorgerson meninggal pada 18 April lalu, namun karyanya berupa cover album ini masih dikenang sebagai salah satu yang terbaik sepanjang masa. Ia bergabung dalam Hipgnosis, design group asal London yang telah menangani artwork milik Led Zeppelin, The Who, The Mars Volta hingga Muse. Tidak heran jika The Dark Side of The Moon menjadi salah satu yang terbaik, Hipgnosis memang berisi deretan bakat brilian di dalamnya.

 

 The Clash - London Calling

Demi menggambarkan idealisme punk rock, apalagi yang bisa diharapkan dari cover album ini? Kemarahan dan jiwa liar seorang Paul Simonon benar-benar terpancar hanya dengan sebuah foto, and it's so rock n' roll. The Clash melawan arus dengan memilih untuk membanting bass alih-alih gitar, seperti yang banyak dilakukan rocker lainnya. walaupun Penny Smith sang photographer awalnya tidak ingin memakai foto ini karena alasan missed focus, namun makna di dalamnya tetap lebih penting dari sebuah teori fotografi semata.

Rage Against The Machine - Rage Against The Machine

Foto ini sebenarnya telah fenomenal sejak 1960-an, namun tidak dalam bentuk cover album. Biksu Vietnam bernama Thich Quang Duc ini sangat terkenal karena aksi bakar dirinya, dan masih dikenang sebagai salah satu tokoh yang dikenang di Vietnam. Rage Against The Machine mengusung tema politik dan protes keras dalam musiknya, menggunakan foto Thich Quang Duc sebagai simbol dari awal perjalanan mereka lewat album debut berjudul Rage Against The Machine.

Joy Division - Unknown Pleasures

Semua yang terlihat dari cover Unknown Pleasures adalah hal yang cool, termasuk keberanian mereka untuk tidak mencantumkan nama band dan judul album dalam sebuah album debut. Banyak yang menebak gambar tersebut sebagai pegunungan atau ombak, namun gambar tersebut merupakan 100 successive pulses dari pulsar pertama yang pernah ditemukan, PSR B1919+21. Desainernya adalah Peter Saville yang juga menangani cover dari beberapa album milik New Order dan Pulp.

The Velvet Underground - The Velvet Underground & Nico

Experimental rock mungkin bukanlah santapan semua orang, namun cover album hasil design Andy Warhol mampu menyentuh hati berbagai kalangan. Tidak banyak cover album era 1960an yang dieksekusi sebaik ini, dan kehebatan yang dihasilkannya cukup terbukti. Cover ini membantu materi lagu-lagu dalam album The Velvet Underground & Nico menjadi salah satu album yang tidak bisa dilewatkan begitu saja.


Yang manakah favorit Anda? Apakah kami melewatkan cover lain yang menurut Anda layak dimasukkan dalam daftar ini? Silahkan berikan pendapat Anda melalui comment box di bawah.

sumber

1 komentar: